Kamis, 03 November 2016

MEMAHAMI INTERKONEKSI ANTAR KOMPUTER

MEMAHAMI INTERKONEKSI ANTAR KOMPUTER
PENGERTIAN 
    Interkoneksi antar Komputer adalah sistem koneksi/ hubungan antar komputer satu dengan komputer lainnya.
Model Interkoneksi antar node/komputer di bedakan menjadi dua bagian yaitu:

1. Interkoneksi point-to-point
    Interkoneksi komputer yang dilakukan secara langsung antara dua komputer
(node).
 2. Interkoneksi point-to-multypoint / multypoint / point-to-server
    Interkoneksi yang dilakukan dengan jumlah komputer yang lebih banyak dengan pemakaian secara bersamaan.
PERALATAN INTERKONEKSI ANTAR KOMPUTER
 1. Kabel UTP dan konektor RJ45
    Kabel UTP berfungsi sebagai penghubung antar perangkat jaringan sedangkan     konektor RJ45 untuk menghubungkan kabel jaringan UTP/STP dengan port yang menggunakan port RJ-45 pada perangkat jaringan.
 2. NIC ( Network Interface Card )/ Ethernet Card
NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.
Jenis NIC terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis.
Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan Lainnya, sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter, Disebut juga sebagai Network Adapter.
Setiap jenis NIC diberi nomor alamat unik yang disebut sebagai MAC address. Alamat ini digunakan untuk mengontrol komunikasi data antar host yang berada di dalam jaringan. NIC berada di layer datalink. 

 3. Switch
    Switch adalah sebuah alat yang menyaring dan melewatkan (mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. Switch bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di network (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer.
Switch dapat mempelajari alamat hardware host tujuan, sehingga informasi bisa langsung dikirim ke host tujuan. Switch yang lebih cerdas dapat mengecek dan memblok frame yang error.


Disamping peralatan utama di atas ada beberapa peralatan yang digunakan  dalam interkoneksi komputer yang lebih kompleks, misal interkoneksi poin to Multipoint 

  1. Wereless Access point 


        Pengertian Wireless Access point
    1). Adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote.
    2). Adalah adalah perangkat, seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan.
    3). Dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait.
    4). Adalah perangkat yang digunakan untuk membuat koneksi wireless pada sebuah jaringan.
Fungsi Access Point
1) Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2) Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected  Access(WPA)
3) Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4) Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel
2. Router
    Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang sering digunakan untuk menggabungkan beberapa network. Baik network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya. Router juga digunakan untuk membagi network besar menjadi beberapa buah subnetwork. Setiap network seolah “terisolasi” dari network lain sehingga traffic dapat dibagi yang bedampak positif dalam performa network.
    Router juga berfungsi mengirimkan paket data jaringan atau internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.  Pada umumnya router bekerja pada layer network. Tetapi ada juga router yang bekerja pada layer transport. Router ini memiliki fungsi tambahan sebagai firewall.
 3. Server
    Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server ini didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar,dan juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan.
    Server ini juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya contoh sepertihalnya berkas atau pencetak, dan memberikan akses kepada stasiun kerja anggota jaringan.

4. Modem
    Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi     tersebut dapat diterima dengan baik. Dan modem merupakan penggabungan antara keduanya.
    Artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

PENGERTIAN SERVER,DNS,E-MAIL,FTP,VOICE,IM

  • SERVER
Server Adalah Sebuah Sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer.server didukung dengan prosessor yang bersifat scalable dan Ram yang besar, juga di lengkapi dengan sistem operasi khusus yg disebut sebagai sistem operasi jaringan.
Fungsi Server :
Dilihat dari fungsinya server terbagi dari beberapa macam jenis, Seperti :
  • Server Aplikasi
  • Server Data
  • Server Proksi
Server Aplikasi Adalah Server yang di gunakan untuk menyimpan berbagai macam bentuk aplikasi yg dapat diakses oleh client.
Server Data digunakan untuk menyimpan data baik yg digunakan klien secara langsung maupun data yg di peroleh dari server aplikasi.
Server proksi berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proksi.
  • DNS 
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
  • Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
  • Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
  • Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.
Sejarah DNS
Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.
  • E-MAIL
 E-mail adalah sarana kirim dan mengirim surat melalui jalur Internet atau bisa juga diartikan surat dengan format digital (ditulis dengan menggunakan komputer atau gedget yang telah mendukung aplikasi email) dan dikirimkan melalui jaringan Internet. Layanan e-mail dapat dikelompokkan dalam 2 basis, yaitu email berbasis client dan email berbasis web. Untuk para pengguna email berbasis client, aktifitas email dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak email client, contohnya Eudora atau Outlook Express. Perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan email secara offline (tidak tersambung ke internet). Koneksi hanya diperlukan untuk melakukan pengiriman (send) atau menerima (recieve) email dari mailbox.
Cara Kerja Email :
  • Pengguna menulis email dan kemudian menginstruksikan aplikasi email untuk mengirimkannya pada alamat penerima. 
  • Aplikasi email mengirim email pada komputer mirip seperti seperti kantor pos dan melayani proses penerimaan dan pengiriman email. Komputer demikian disebut email server. 
  • Email server mengidentifikasikan alamat tujuan dan mengirimkannya ke email server yang lain yang lebih dekat ke alamat tujuan. Ada kalanya, sebuah email dikirimkan melalui beberapa email server, tergantung pada rute yang dilaluinya.
  • Setelah email sampai pada alamat penerima kemudia disimpan di email server hingga membuka kotak posnya. 
  • Saat penerima membuka kotak posnya, aplikasi email penerima akan meminta email baru yang terdapat di email server dan mengunduhnya ke dalam komputer pengguna. 
  • Penerima dapat segera membaca email baru yang telah di unduh.
Jenis-jenis Email antara lain :
1. POP mail (Post Office Protocol)
Pengertian POP mail adalah email yang diterima melalui Internet Service Provider yang menjadi langganan kita (bagi Anda yang connect internet dari rumah atau kantor).
2. Webmail.
Pengertian Web Mail (Web based e-mail) adalah layanan email yang basis aksesnya adalah dalam bentuk halaman web. Jika ingin mengakses, memeriksa atau mengirim email, maka harus masuk ke situs web penyedia layanan email dimaksud. Tidak ada jalan lain untuk mengakses email kecuali dengan cara tersebut
3. Email forwarding.
Pengertian Email forwarding adalah layanan e-mail yang meneruskan e-mail yang di terimanya ke alamat e-mail yang lain. E-mail jenis ini bermanfaat bagi orang yang suka ganti-ganti alamat e-mail.
   Demikian ulasan singkat dari saya mengenai pengertian dan fungsi dari email, terimakasih telah berkunjung dan semoga artikel ini bermanfaat buat anda.
  • FTP
  FTP adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi sebagai standar untuk pengiriman file komputer antar mesin-mesin dalam sebuah jaringan. FTP sendiri merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. Atau dalam bahasa Indonesianya berarti Protokol Pengiriman File (berkas, data).
cara kerja FTP
Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP. Sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Sebuah server FTP diakses menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
FTP menggunakan protokol TCP (Transmission Control Protocol) untuk komunikasi data antara FTP klien dan FTP server. Sehingga di antara kedua komponen tersebut akan tercipta sebuah sesi komunikasi sebelum pengiriman data dimulai.
Itulah sekilas tentang pengertian FTP dan cara kerjanya. Semoga memberi manfaat.
Terimakasih.

  • VOICE
 VOIP singkatan dari Voice Over Internet Protocol atau biasa disebut digital phone merupakan salah satu bagian dari teknologi transmisi untuk mentransmisikan komunikasi suara melalui IP, seperti internet ataupun packet-switched networks. Dengan menggunakan VoIP, kita dapat melakukan panggilan telepon melalui koneksi internet, tidak lagi menggunakan saluran telepon konvensional yang melakukan transmisi secara analog. Beberapa layanan VoIP hanya bisa di gunakan untuk melakukan panggilan ke orang lain yang menggunakan layanan yang sama. Tetapi ada juga layanan VoIP yang dapat melakukan panggilan kepada siapa saja melalui nomor telepon, lokal, jarak jauh, mobile phone bahkan nomor internasional.
Cara kerja VOIP
VoIP mengkonversikan atau mengubah suara anda yang merupakan sinyal analog menjadi sinyal digital yang ditransmisikan melalui internet. Tidak seperti telepon konvensional yang mentransmisikan suara anda menggunkan sinyal listrik melalui kabel. VoIP dapat digunakan langsung melalui komputer, telepon khusus VoIP ataupun pesawat telepon konvensional yang tersambung menggunakan alat khusus yang dinamakan VoIP adapter.
Secara garis besar layanan VoIP dapat dibagi menjadi 4, yaitu :
1. Computer to Computer
Layanan ini merupakan layanan voice call yang menggunakan komputer sebagai alat komunikasi. Dengan menggunakan layanan khusus di internet kita bisa menggunakan komputer kita yang telah terhubung dengan internet untuk melakukan panggilan ke komputer lain yang menggunakan layanan yang sama. Banyak penyedia layanan VoIP di internet. Salah satu layanan yang mendukung panggilan suara melalui internet adalah Yahoo messenger. Dengan menggunakan Yahoo messenger kita bisa melakukan voice call dengan sesama user. Begitu juga penyedia layanan lainnya, seperti MSN messenger ataupun Skype. Layanan VoIP computer to computer dapat dilakukan secara gratis, anda hanya cukup menyediakan koneksi internet pada komputer anda.
2. Computer to Phone
Layanan ini merupakan layanan yang memungkinkan kita melakukan panggilan dari komputer ke telepon, baik itu telepon tetap (PSTN) ataupun mobile phone (handphone). Layanan ini juga membutuhkan penyedia layanan di internet. Salah satu penyedia layanan ini adalah Skype. Layanan ini juga tidak gratis seperti layanan computer to computer VoIP, layanan ini membutuhkan biaya yang harus dibeli terlebih dahulu (sistem prabayar). Cara menggunakan layanan ini juga tidak sulit. Pertama, kita harus memiliki account di penyedia layanan terkait, biasanya membuat account tidak di pungut biaya. Lalu kita membeli credit atau bisa juga disebut pulsa, yang nantinya akan digunakan untuk melakukan panggilan ke telepon. Panggilan yang dilakukan tidak hanya ke nomor telepon lokal, namun panggilan dapat dilakukan untuk menghubungi nomor internasional di seluruh dunia. Dan juga, kita dapat melakukan panggilan baik ke telepon tetap ataupun handphone. Tarif yang digunakan mengacu pada penyedia layanan.
3. Phone to Computer
Layanan VoIP call ini merupakan layanan yang memungkinkan anda melakukan panggilan dari telepon ke komputer. Lagi-lagi penyedia layanan yang mendukung layanan ini salah satunya adalah Skype. Saat kita mempunyai account skype, kita juga dapat mempunyai apa yang di sebut Online Number. Online number inilah yang nantinya dapat di hubungi dari telepon manapun.
4. Phone to Phone
Layanan dilakukan dengan menggunakan pesawat telepon khusus atau telepon konvensional yang di hubungkan dengan VoIP adapter. Untuk menggunakan layanan ini kita harus menggunakan penyedia layanan phone to phone VoIP. Salah satu penyedia layanan ini adalah Phone Power. Dengan layanan ini kita dapat melakukan panggilan kemana pun diseluruh dunia yang menggunakan alat yang mendukung.
  • IM
Kemajuan teknologi informasi semakin memudahkan kita berkomunikasi. Kini, kita bisa berkomunikasi secara global, menembus batas-batas geografis dan politis, dengan sangat mudah dan murah. Tidak hanya komunikasi dengan teks (chat), namun juga komunikasi dengan suara (voice chat) dan bahkan komunikasi dengan video (video chat). Hanya dengan berbekal sambungan internet, headset, bermikrofon, dan webcam, Anda bisa melakukan semua bentuk komunikasi tersebut. Sungguh mudah dan luar biasa.
Pengirim pesan instan (biasanya disebut dengan IM atau Instant Messenger) merupakan perangkat lunak yang memfasilitasi pengiriman pesan singkat (instant messaging), suatu bentuk komunikasi secara langsung antara dua orang atau lebih menggunakan teks yang diketik. Teks dikirim melalui komputer yang terhubung melalui sebuah jaringan, misalnya Internet. Setelah penggunaan e-mail yang mengubah cara orang berkomunikasi dari cara konvensional untuk mengirimkan surat, teknologi pengiriman pesan singkat (instant messaging) diciptakan untuk menutupi kelemahan e-mail yang terkadang kurang cepat dan tidak real-time.
  • Sejarah Instant Messenger (IM)
Aplikasi Instant Messenger mulai ada sejak 1970 dalam sistem operasi multi-user seperti UNIX, awalnya untuk memudahkan komunikasi antar pengguna mesin yang sama, kemudian dalam suatu jaringan lokal, dan setelah itu antar internet. Beberapa dari mereka menggunakan peer-to-peer protokol di saat yang lain memerlukan peer sebagai penghubung ke suatu server. Pada akhir pertengahan tahun 1980 sampai awal 1990, layanan online Qantum link untuk komputer Commodore 64 menawarkan pesan user-to-user antar costumer dan ini mereka sebut ”on-line messages” (OLM). Quantum link semakin dikenal dalam beberapa aplikasi yang menyerupainya, seperti America Online yang menawarkkan produk dengan nama ”AOL Instant Messages” (AIM).
Seiring perkembangannya Quantum Link menggabungkan sebuah komodor 64 menggunakan komodor PETSCII text-graphics. Dalam hal ini layanan yang disediakan menyajikan beberapa pilihan yang bisa dijadikan bahan pertimbangan sejenis GUI walauun lebih primitif dibanding UNIX berikutnya, windows, dan macintosh yang berdasar pada Program Instant Messenger GUI. Modern GUI-based messaging mulai berakhir pada 1990-an digantikan dengan ICQ (1996) dan AOL Instant Messenger (AIM, 1997).
Beberapa tahun kemudian AOL memperoleh penghargaan dua hak patent dari U.S. patent office. Meanwhile, sementara perusahaan lain mengembangkan aplikasi mereka sendiri (Yahoo, MSN, Excite, Ubique, IBM) yang masing-masing memiliki protokol kepemilikan dan client sendiri.
Pada tahun 2000, sebuah aplikasi open-source dan protokol open standards-based yang disebut jabber diluncurkan, jabber dalam hal ini berperan sebagai gateway untuk protokol IM lainnya, hal ini cukup mengurangi kebutuhan berbagai client. Modern multi-protocol clients seperti Gaim, Trillian, Adium dan Miranda dapat menggunakan beberapa dari protokol IM tanpa memerlukan server gateway. Bahkan baru-baru ini, beberapa layanan instant Messenger memulai untuk menyediakan layanan video conference, Voice Over IP (VoIP) dan web conferencing services.
  • Perkembangan IM
Perkembangan pengirim pesan instan berbasis GUI diawali ketika mulai maraknya orang menggunakan teknologi ada awal tahun 1990 ketika banyak orang mulai meluangkan waktu untuk mengakses Internet. E-mail merupakan perkembangan komunikasi internet yang berkembang pesat pada saat itu, namun seiring dengan bertambahnya kebutuhan, e-mail dirasakan kurang cepat dalam mengirimkan pesan dan tidak dapat diketahui apakah orang yang dikirimi pesan melalui e-mail juga sedang daring dan membalas pesan secara cepat. Kebutuhan tersebut mendorong para pengembang perangkat lunak menciptakan sebuah program chat room, di mana suatu grup atau perorangan dapat melihat serta mengirimkan pesan kepada sertiap orang yang ada pada room tersebut. Aplikasi ini dimulai ketika penyedia jasa daring Quantum Link (lebih dikenal dengan nama American Online) menawarkan fitur untuk dapat saling berkirim pesan dengan sesama pengguna komputer yang sedang daring. Penerapan pengiriman pesan instan ini memiliki dasar yang tidak jauh berbeda, yaitu sebuah chat room yang ditujukan untuk dua orang.
Seiring dengan perkembangannya, pengiriman pesan instan ini mulai meledak di Internet pada November 1996 saat Mirabilis memperkenalkan ICQ yang merupakan sebuah program pengirim pesan instan gratis, dan diikuti oleh AOL Instant Messenger (AIM) pada tahun 1997. AOL kemudian mengakuisisi Mirabilis. Penggunaan pengirim pesan instan kemudian berkembang dari hanya bisa diakses melalui komputer menjadi dapat diakses juga melalui telepon genggam sehinggal memungkinkan para penggunanya mengakses layanan ini kapan saja dan di mana saja.
Instant messaging kini tengah berkembang sehingga tidak hanya sebatas teks. Tahun 1996, sebuah perusahaan Israel yang tak begitu terkenal menyusun sebuah perangkat lunak, yang kemudian segara menjadi program yang paling banyak di-download di web, dan memicu revolusi komunikasi dunia. Teknologi itu memungkinkan dua orang di mana pun bisa saling mengetikkan pesan secara real time. Perangkat lunak ICQ sebagai purwarupa sistem instant messaging (IM), telah digunakan 11 juta orang dalam waktu 2 tahun. Teknologi ini menarik perhatian raksasa internet America Online, yang langsung membelinya seharga US$287 juta tahun 1998. Sejak saat itu, puluhan perusahaan telah mengembangkan produk semacam, yang biasanya bisa diperoleh secara gratis. “Kalau Anda tinggal di Eropa, atau Amerika, dan Anda memiliki teman, atau keluarga di berbagai penjuru dunia, lalu Anda menggunakan telepon, itu tentu mahal,” ujar Jonathan Roubini, pengamat teknologi di PC Magazine. “Keunggulan IM adalah bahwa setiap orang yang memiliki komputer bisa online begitu saja, dan ngobrol dengan keluarga, teman, atau sejawat di seluruh dunia.”Instant Messaging memiliki pengguna sangat banyak di seluruh dunia. AOL saja mengirim 2 miliar pesan per hari, sedangkan perangkat lunak IM tetap beroperasi di komputer desktop rata-rata enam 6 jam per hari. Tidak begitu mengherankan jika semua perusahaan besar baru-baru ini mengumumkan telah menyempurnakan layanan IM mereka. Pasar IM sangat besar. Yahoo Messenger memperkirakan ada 19 juta pengguna di Amerika, sementara demografi pemakai berubah drastis dalam beberapa tahun ini.
  • Survey Pengguna Instant Messenger :
AIM : 53 juta pengguna aktif (Nielsen//NetRatings, Agustus 2005), 195 juta total pengguna.
Windows Live Messenger atau MSN Messenger : 29 juta pengguna aktif (Nielsen//NetRatings, Agustus 2005), 155 juta total pengguna (April 2005).
Jabber : 13,5 juta pengguna aktif (Osterman Research Agustus 2005), tidak dilakukan perhitungan dari penyelenggara jasa internet lainnya (diperkirakan lebih dari 7,5 juta pengguna, dengan total lebih dari 21 juta pengguna).
Yahoo! Messenger: 21 juta pengguna aktif (September 2005).
ICQ : 20 juta pengguna aktif di seluruh dunia, 400 juta total pengguna.
QQ : 221 juta total pengguna.
Skype : 7 juta pengguna aktif (Skype Numerology blog, Agustus 2006), 100 juta total pengguna (Skype, April 2006).
Sametime : 15 juta pengguna aktif.
Gadu-Gadu : 5.6 juta total pengguna (IT & Telecoms di Polandia, Juni 2006).
MXit : 2 juta pengguna (sebagian besar di Afrika Selatan dan lebih dari 150.000 pengguna internasional) (Business Report, 19 Oktober 2006)
Meebo : 0.67 juta total pengguna (Meeblog, 5 Oktober 2006)
Camfrog : kurang lebih 70 ribu pengguna yang setiap hari Online (situs Camfrog, 2 Desember 2006)

Senin, 31 Oktober 2016

Topologi Fisik dan Logic

Topologi Fisik dan Logic

  1. Pendokumentasian Jaringan Yang Ada

Contoh  Pendokumentasian Jaringan yang ada :
  • Jaringan yang ingin dibuat adalah jaringan warnet.
  • Warnet adalah Sebuah Tempat yang menyediakan komputer beserta layanan internet. Sebelumnya Belum terdapat sebuah jaringan pun karena
    kami ingin membuat jaringan yang baru.
  • Warnet merupakan salah satu tempat usaha yang memakai system jaringan computer dalam melakukan operasinya, agar jaringan computer di warnet tersebut terhubung ke internet diperlukan sebuah koneksi melalui jasa ISP ( internet service provider ).
  1. Survey Lapangan

Contoh :
Survei Lapangan Biasanya digunakan untuk mengetahui potensi pasar/keuntungan dari warnet tersebut nantinya.
Survey yang biasa dilakukan saat survei lapangan adalah :
  • Lokasi dekat dengan kawasan Sekolah Menengah Umum dan Sekolah Menengah Pertama maupun perkantoran.
  • Lokasi berada di pusat keramaian,
  • Lokasi berada ditengah kawasan penduduk.
  • Dilokasi belum terdapat banyak warnet.
  • Lokasi berada pada perumahan penduduk.
  • Kemampuan finansial  orang-orang yang ada disana ( minimal sekali berkunjung mereka akan membayar 3000-1000 untuk pembayaran warnet).
  1. Topologi Fisik dan Logic

Contoh Perencanaan Topologi Fisik dan Logic :
  • Jenis Hubungan yang kami gunakan adalah Hubungan Client-Server.
Alasan : Karena Client-Server menggambarkan bahwa lalu lintas hubungan antar perangkat dikendalikan oleh satu komputer (Server) dan perangkat lainnya (Client) harus melalui perangkat tersebut setiap kali melakukan proses komunikasi.
  • Topologi yang digunakan adalah Topologi Bus.
Alasan : Karena pada topology ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer, seperti HUB, Switch, dll. (sama hal nya seperti di Warnet).
Kelebihan topologi Bus adalah:
  1. Instalasi relatif lebih murah.
  2. Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya.
  3. Biaya relatif lebih murah
Kelemahan topologi Bus adalah:
  • Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal.
  • Bila kabel utama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit.
  • Kemungkinan akan terjadi tabrakan data(data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
  1. Dokumentasi Kebutuhan Jaringan

Contoh implementasi dalam mendokumentasikan kebutuhan jaringan :
Hardware  yang dibutuhkan :
  • 1 buah computer yang dipakai untuk server
  • 5 buah computer untuk client
Spesifikasi untuk komputer client maupun server :
  • Processor Intel Pentium Dual Core 2,7 Ghz atau Lebih.
  • VGA  1GB atau lebih (karena digunakan Untuk bermain Game.
  • RAM Minimal 2 GB.
  • Monitor yang memiliki resolusi 1024 X 768 ke atas.
  • Memiliki Hard disk Minimal 500 Mb.
  • 1 printer untuk menampilkan hasil teks dan gambar ( Di server saja)
  • Mouse.
  • Keyboard.
  • Ear phone.
Perangkat Jaringan Yang dibutuhkan :
  • Router (Di server)
  • NIC (Network Interface Card) harus sudah bisa mengimbangi kecepatan yang dipakai untuk itu minimal diperlukan NIC memiliki kecepatan minimal 100/10 MBPS.
  • SWITCH/ HUB digunakan untuk menghubungkan tiap computer dalam sebuah jaringan local sebaiknya digunakan SWITCH yang memiliki 16 port.
  • Cable UTP yang digunakan minimal cat. 5 karena biasanya dalam sebuah warnet jarak antar tiap computer tidak terlalu berjauhan serta ini sesuai dengan NIC yang dimiliki. Konektor RJ45 untuk menghubungkan cable UTP dengan NIC. Dalam sebuah warnet biasanya digunakan tipe STRIGHT untuk menghubungkan client, server ke SWITCH dan menghubungkan Server Ke Router.
  • Modem ADSL.
Software yang diperlukan :
  • Billing sebuah aplikasi yang dipakai untuk membantu admin dalam melakukan perhitungan waktu dan biaya serta digunakan untuk membuat laporan keuangan dan laporan data karyawan pada warnet, selain itu juga billing digunakan untuk memanajemen client memberikan penomoran pada client.
  • Web Browser adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk membuka sebuah website dan melakukan aktifitas berinternet lainnya.
  • Apliksi Game Online untuk dapat masuk ke layanan game online misalnya Point Blank dll.
  • Alamat IP, alamat IP yang digunakan pada jaringan local di warnet menggunakan IP ver. 4 kelas C karena hanya terdiri dari belasan computer.
  • Sistem Operasi yang digunakan sebaiknya sama atau untuk server digunakan Sistem Operasi khusus server minimal untuk client adalah Microsoft windows XP atau untuk server Windows Server 2003, Debian Juga Boleh.
  • Internet Download Manager, merupakan aplikasi yang digunakan untuk membantu proses download.
  • Bandwitch limiter digunakan untuk mengatur bandwitch yang diberikan pada tiap client agar merata.
  1. Perancangan - Perencanaan Jaringan

Tahap awal ini bertujuan untuk mendapatkan needs (kebutuhan), keinginan (desirability) dan kepentingan (interest). Untuk mendapatkan ketiga hal ini harus dilakukan survey ataupun wawancara terhadap user. Selain itu harus ditentukan pendekatan yang paling fleksibel untuk tahapan selanjutnya.
Satu langkah yang paling penting dalam perencanaan jaringan ini adalah pencarian/investigasi dalam konteks sebelum jaringan terbentuk. Investigasi ini ditujukan untuk mencari pola kerja, alur, trafik dan kemungkinan bottleneck di dalam jaringan, selain itu investigasi ini bisa membantu dalam kemungkinan kebutuhan di masa selanjutnya. Berbicara dengan user langsung akan mendapatkan input yang lebih signifikan tentang kebutuhan mereka, keinginan dan mungkin juga ketakutan user. Sebagai admin anda harus bekerjasama dengan user.
Keputusan terhadap sistem jaringan bisa dilakukan dengan dua hal, memenuhi kebutuhan secara langsung atau memenuhi kebutuhan melalui hal yang bersifat alternatif.
Langkah selanjutnya adalah merancang biaya dengan batasan faktor-faktor kebutuhan dan keinginan di atas. Elemen-elemen yang menyangkut pembiayaan antara lain:
  1. Kabel, biaya kabel itu sendiri dan proses instalasinya, bisa terjadi biaya instalasi lebih tinggi dari biaya kabel itu sendir.
  2. Perangkat Keras, seperti komputer, NIC, terminator, hub dll.
  3. Perangkat Lunak, NOS, client dan berbagai aplikasinya.
  4. Pelindung Jaringan, seperti Uninterruptible Power System (UPS), anti petir, spark arrester.
  5. Biaya habis, biaya konsultan, arsitek maupun operator pada saat instalasi.
  6. Biaya berjalan, seperti biaya bulanan bandwidth, listrik, AC, gaji admin dan operator.
  7. Biaya pelatihan untuk administrator dan user.

  1. Perencanakan Kabel Secara Terstruktur

Tujuan Perkabelan terstruktur :

  1. Menentukan sistem kabel yang dipakai
  2. Untuk memungkinkan perencanaan dan instalasi kabel selama konstruksi / renovasi
  3. Menetapkan persyaratan kinerja
  4. Independen aplikasi
Pentingnya pengkabelan terstruktur :

  1. Memberikan fleksibilitas
  2. Mendukung lingkungan yang beragam
  3. Memastikan bahwa dapat diandalkan, kinerja tinggi
  4. Memungkinkan untuk bergerak cepat, menambahkan, perubahan
Elemen Perkabelan Terstruktur :
  1. Horizontal Cabling
  2. Backbone Cabling
  3. Area Kerja(WorkArea)
  4. Ruang Telekomunikasi(Telecomunication Room)
  5. Ruangan Peralatan (Equipment Room)
  6. Entrace Facilities
  7. Administration(TIA/EIA-606)
  1. Horizontal Cabling (Pengkabelan Horizontal)
Sistem pengkabelan horizontal terdiri dari kabel-kabel yang tersusun secara horizontal, terminasi mekanikal, dan patch cords (jumper). Pengertian horizontal disini adalah sistem pengkabelan akan berjalan secara horizontal baik diatas lantai ataupun di bawah atap.
Ada beberapa servis atau system yang harus diperhatikan ketika mendesain suatu sistem pengkabelan secara horizontal, yaitu:
  • Servis telekomunikasi meliputi suara, modem dan faksimile
  • Perlengkapan dasar switching
  • Koneksi manajemen komputer dan telekomunikasi
  • Koneksi keyboard/video/mouse (KVM)
  • Komunikasi data
  • Wide Area Network (WAN)
  • Local Area Network (LAN)
  • Storage Area Network (SAN)
  • Sistem pemberian isyarat lainnya pada gedung (seperti kebakaran, keamana, energi, HVAC, EMS, dan lainnya)
10
  1. Backbone Cabling
Fungsi dari sistem pengkabelan backbone adalah untuk menyediakan koneksi antara main distribution area, horizontal distribution area, dan merupakan entrance area. Sistem pengkabelan backbone terdiri dari kabel backbone, main cross-connect, horizontal cross-connect, terminasi mekanikal, dan patch cord (jumper) yang digunakan untuk koneksi silang backbone-to-backbone.
11
Sistem pengkabelan secara backbone harus mendukung kebutuhan konektivitas yang berbeda, misalnya LAN, WAN, SAN, saluran komputer, dan koneksi console perangkat.
Cara pengaman media transmisi jaringan (pengkabelan) yang benar yaitu:
  1. Planning, Sebelum kita melakukan penkabelan alangkah sebaiknya kita membuat rencana agar pengkabelan yang akan kita lakukan tidak mengalami kendala.
  2. Grounding, merupakan sebuah upaya keamanan dengan cara penanaman kabel ke dalam tanah untuk menghilangkan beda potensial antara logam yang teraliri arus listrik dengan tanah.
  3. Wiring Closet adalah tempat dimana jaringan dimulai
  4. Horizontal kabel yang menghubungkan host/computer ke 1 wiring closet (antara cross – connect panel di satu wiring closet) sering menggunakan sebagai 100 ohm , 4 pair, UTP, solid conductor cable, ditentukan dalam standart ANSI/TIA/EIA – 568 untuk komersial bangunan.
  5. Backbone Cable adalah kabel yang menghubungkan wiring closet satu dengan wiring closet yang lain atau pusat connettion point dapat menggunakan 100 ohm UTP , 62.5/125 – micron atau 50/125 – micron multimode fiber optic, atau 8.3/125 – micron singlemode fiber optic.
  6. Conduit, adalah pelindung kabel berbentuk pipa atau kotak melindungi sepanjang kabel
  7. Wall plate. adalah penanaman kabel di dalam dinding agar pengkabelan menjadi lebih rapi.
  1. Peralatan LAN

Peralatan jaringan LAN yang di gunakan antara lain :
Kabel dan Peralatanya :
Ada 3 bagian besar standard jaringan Unshielded Twisted Pair (UTP) yaitu :
  1. Ethernet 10Mhz (10 Mbs) 10BASE-T
  2. Ethernet 100 Mhz (100 Mbs) 100BASE-TX
  3. Fast Ethernet.dan Gigabits Ethernet 1000 Mhz (1000 Mbs).
Jaringan yang sederhana bisa dibuat hanya dengan 2 komputer. Masing -masing komputer mempunya NIC (Network Interface Card) dan menjalankan Software Jaringan dan antara keduanya di hubungkan dengan Cross Over kabel.
12

Untuk menghubungkan jaringan komputer yang lebih banyak diperlukan HUB atau SWITCH dan di gunakan kabel Straigh t-Thru.
13

Kabel yang biasa digunakan untuk jaringan twisted -pair adalah category 5 (CAT 5) untuk 10 Mbs dan 100 Mbs. Untuk Gigabit Ethernet gunakan Kabel CAT 5e atau CAT 6.
                             14
                                                          Kabel CAT5
Ujung dari kabel yang di buat baik Straight mau pun Cross harus di pasang konektor sebagai terminal dari kabel. Konektor ini di sebut RJ -45(Registered Jack 45).
 15

Tang Crimp digunakan untuk meng -crimp kabel dan konektor RJ -45.

16



Setelah mengetahui peralatan yang di butuhkan untuk membuat kabel jaringan mari kita coba membuat kable tersebut. Pada dasarnya kabel yang dipakai hanya 4 sisa nya sebagai ground dan pin-pin yang di pakai (hubungkan) adalah pin 1,2,3 dan 6 dan untuk kabel cross pin 1 di hubungkan ke pin 3, 2 ke 6, Pin TX (transmitter) berhubungan dengan pin RX (receiver). Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut.
17
Ada dua standard kode warna yang dapat di gunakan yaitu EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B. Kedua standar tersebut dihubungkan dengan konektor RJ -45 seperti berikut.
18
  1. Peralatan Antar Jaringan

Peralatan jaringan komputer yang akan kita butuhkan adalah sebagai berikut :
1. Perangkat keras (hardware) meliputi:
a. Komputer Server
Kompuer server merupakan komputer yang bertugas untuk melayani komputer client dalam sebuah jaringan. Biasanya komputer server menyediakan sistem operasi, aplikasi, database, koneksi, dan berbagai data yang siap diolah oleh komputer client.
b. Komputer Client
Merupakan komputer yang menerima pelayanan dari komputer server. Komputer client akan mengolah data yang telah disediakan oleh komputer server.
c. Kartu Jaringan atau NIC (Network Interface Card)
Fungsi utama dari NIC adalah membuat sebuah jembatan agar kompunukasi antar komputer dapat saling terjadi.
d. HUB/Switch (Konsentrator)
Hub/Switch merupakan sebuah perangkat keras yang berfungsi untuk menguatkan dan membagi sinyal jaringan kepada beberapa komputer dalam sebuah jaringan.
e. Kabel & Konektor
  1. Dalam sebuah jaringan, fungsi kabel pada umumnya adalah sebagai penghubung suatu komputer dengan komputer lainnya.
Terdapat berbagai jenis kabel yang sering digunakan dalam sebuah jaringan komputer, antara lain:
Twisted Pair Ethernet, Konektor RJ-11/RJ-45, Fiber Optic (FO), Kabel Koaksial, BNC Connector, dan lain-lain.
2. Dalam sebuah jaringan komputer juga terdapat suatu perangkat lunak atau software yang menjadi dasar dari sebuah jaringan komputer, yaitu:
a. Sistem Operasi (Operating System)
Untuk yang satu ini sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi, sebab, hampir semua sistem operasi pada saat ini sudah dapat digunakan untuk membentuk suatu jaringan komputer.
b. Driver
Driver ini merupakan sebuah program yang memiliki keterkaitan atau bisa disebut juga sepaket dengan perangkat yang akan diletakkan alam sebuah komputer.

Kamis, 27 Oktober 2016

Troubleshooting Jaringan secara Sederhana

Troubleshooting Jaringan secara Sederhana

A. Troubleshooting pada OS
Dalam menggunakan jaringan komputer seringkali user menemukan permasalahan-permasalahan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyamanan pada user. Berikut beberapa tips dalam troubleshooting jaringan pada sistem operasi Windows XP.

1. Status Jaringan“ Connected” Namun Tidak Dapat Terhubung Ke Internet 

Status yang tampil menunjukkan bahwa komputer kita telah terhubung dengan jaringan lokal. Meski demikian, komputer kita tidak dapat terhubung ke internet. Langkah yang dapat diambil 
Posted Image
a) Jalankan Web Browser Anda, dan cobalah untuk mengunjungi beberapa website, misalnya
coba kunjungi
hhtp://blazetorm.net . Jika dapat membuka satu website dan tidak dapat membuka
website lain berarti jaringan komputer Anda baik-baik saja, dan kemungkinan masalah
terletak pada ISP. Jika sama sekali tidak bisa terhubung, coba langkah berikutnya. Coba
untuk melepaskan sambungan modem ke line telepon, dan tunggu beberapa saat lalu pasang
lagi, dan coba lagi untuk mengunjungi website.
b) Jika Anda terhubung dengan media wireless, cobalah untuk melepas kabel WAN pada Access
Point, tunggu bebera saat dan sambungkan kembali dan coba lagi untuk mengunjungi website.
c) Cobalah untuk merestart komputer.
d) Jika tetap belum terhubung juga, cobalah untuk menghubungi pihak ISP untuk meminta
bantuan.

2. Status NIC atau Wireless: DisabledPosted Image
Jika hal ini yang terjadi, coba untuk masuk ke Control Panel > Network Connection > Pilih device NIC/Wireless yang akan diaktifkan > Klik kanan dan pilih Enable.

3. Limited or No Connectivity Status
Langkah yang dapat diambil :
a) Klik kanan pada icon network adapter dan pilih repair. Coba perhatikan apakah icon tersebut
sudah berubah menjadi connected ? Jika sudah berarti komputer Anda sudah dapat
terhubung ke jaringan.
b) Buka property TCP/IP dan pastikan bahwa konfigurasi TCP/IP adalah obtain IP Address
Automatically.
c) Cobalah untuk restart komputer Anda.


4. Network Cable Unplugged
Posted Image
a) Coba periksa apakah kabel jaringan Anda telah terpasang pada port NIC, jika belum
pasangkan kembali
b) Jika kabel jaringan sudah terpasang namun tetap tidak terhubung, cobalah untuk mengganti
port lain pada switch.
c) Jika masih belum bisa, cobalah untuk mengganti kabel jaringan. Siapa tahu, kabel jaringan
sudah rusak.
d) Jika tetap belum bisa, kemungkinan kerusakan terdapat pada Network Adapter, cobalah
menggantinya dengan Network Adapter lain.


5. Wireless Connection Not Connected

Posted Image
a) Periksalah status perangkat wireless Anda pada Windows, pastikan dalam keadaan aktif.
b) Cobalah untuk melakukan pencarian sinyal pada hotspot area.

B. Troubleshooting DHCP 

Layanan DHCP sangat vital dalam suatu jaringan komputer, kemampuan melakukan Troubleshooting DHCP tidak kalah pentingnya juga untuk Administrator Jaringan.

Dalam suatu infrastruktur jaringan komputer dalam suatu organisasi, salah satu komponen penting pendukungnya adalah DHCP server. Untuk itu, adalah sangat penting buat administrator jaringan untuk bisa melakukan troubleshooting DHCP server terhadap segala bentuk masalah yang berhubungan dengan DHCP server, baik masalah yang timbul akibat kesalahan konfigurasi dan instalasi DHCP, sampai masalah kecil yang menimpa sebuah computer yang tidak bisa menerima IP address dari DHCP server ini.

1. Verifikasikan konfigurasi client
Salah satu indikasi kegagalan suatu DHCP adalah jika sebuah komputer / client kehilangan koneksi terjadap resource-2 jaringan ataupun jika sebuah client komputer tidak bisa mendapatkan koneksi ke jaringan kali pertama. Pilihan kita adalah memastikan apakah ini berasal dari DHCP server, dari client itu sendiri, atau dari sumber lainnya.

Salah satu cara memulai troubleshooting DHCP adalah dari client untuk memastikan bahwa client menerima IP address dari DHCP server. Anda bisa lakukan command line “ipconfig /all” dari prompt DOS c:\> (kalau dari Windows tekan tombol Windows dan R bersamaan, terus ketik CMD dan tekan Enter). Bisa diperhatikan output dari “ipconfig /all” ini menunjukkan adanya DHCP enabled = YES. Ini berarti konfigurasi TCP/IP telah dikonfigure untuk menerima IP address secara automatis, dan jika DHCP server tersedia maka client tersebut harusnya sudah bisa menerima konfigurasi IP address dari DHCP server.
Posted Image
Atau bisa di klik gambar komputer di pojok kanan bawah dan pilih tab Support, bisa diperhatikan jika sebuah komputer bisa menerima konfigurasi dari DHCP server maka Connection status adalah “Address Type” = “Assigned by DHCP” (lihat gambar).
Posted Image
2. Troubleshooting DHCP server
Jika komputer masih juga belum connect, bisa di klik tombol “Repair”. Atau jika anda pertama kali melihat tanda segitiga kuning yang menandakan tidak menerima konfigurasi dari DHCP server, coba klik tanda “Repair” ini.

Ada 6 langkah yang dilakukan oleh Windows saat melakukan proses “Repair” yaitu sebagai berikut :
1) Melakukan pesan DHCP request untuk melakukan pembaharuan leasing IP address. Hal ini
mirip dengan kalau melakukan command “ipconfig /renew”
2) Menghapus cache ARP, langkah ini sama dengan kalau kita mengetikkan command “arp –d *”
3) Menghapus cache NETBIOS, yang sama dengan kalau kita melakukan “nbtstat –R” pada
command prompt
4) Menhapus cache DNS, yang sama dengan command prompt “ipconfig /flushdns”
5) Melakukan register ulang NetBIOS name dan IP address dengan WINS server. langkah ini
sama dengan command prompt “nbtstat –RR”
6) Register ulang computer name dan IP address dari client computer kepada DNS server dan
sama dengan command prompt “ipconfig /registerdns”


Jika client sudah bisa menerima IP address yang sesuai dengan jaringan dan tidak ada pesan Warning adanya IP conflict, maka bisa dianggap client tidak ada masalah dengan adanya IP address.

3. Kegagalan mendapatkan IP dari DHCP server
Jika anda mendapati output dari “ipconfig /all” menunjukkan adanya IP address, misalnya dari Server1 (169.254.0.1 sampai 169.254.255.254), atau dari alternate configuration, pertama kali lakukan “ipconfig /renew” atau klik “repair”. Jika hasilnya masih sama, hal ini menunjukkan adanya :
a) Tidak adanya DHCP server / DHCP relay agent pada range broadcast.
b) Putusnya koneksi DHCP server.
c) DHCP server scope bermasalah.

Bagaimana anda bisa memastikan adanya DHCP server pada broadcast range ? Karena IP clients didapat dari IP address Server1, maka anda tidak bisa melakukan ping ke DHCP server karena beda jaringan. Server1 pada range 169.254.0.0 – 169.254.254.254 dengan subnet mask 255.255.0.0. maka untuk itu anda harus memberikan IP address statis kepada client computer yang bermasalah ini dengan IP pada range address yang sama dengan DHCP server.

Jika IP address statis sudah di-configure, maka anda bisa melakukan ping ke server DHCP. Jika anda tidak mengetahui IP address DHCP server maka pada command prompt ketikkan “netsh dhcp show”. Jika hasil ping ke DHCP server berhasil – berarti koneksi ke DHCP server tidak bermasalah. Jika sudah bisa dipastikan bahwa kedua point 1 dan 2 tidak ada masalah, maka kecurigaan bisa karena adanya konfigurasi scope IP address DHCP server.

Jika semua clients tidak mendapatkan IP addres, pastikan terlebih dahulu bahwa:
a) DHCP server instalasinya sempurna
b) Konfigurasi DHCP server juga sempurna
c) Authorized juga berhasil, harus dari user Enterprise admin atau member Enterprise pada active directory domain anda.

Untuk memastikan scope IP address tidak bermasalah, maka pastikan bahwa scope active dan tidak habis semuanya dipakai oleh clients. Anda bisa melakukan yang berikut :
a) Re-authorized ulang bila perlu.
b) Deactivate scope kemudian activekan lagi.
c) Jika scope cepat habis, kurangi durasi lama sewa (lease time). Hal ini akan mempercepat
pelepasan IP yang dipinjam clients (terutama yang tidak aktif).
d) Pada client jika gagal, selain memastikan koneksi ke DHCP OK, pastikan juga port UDP 67 dan
UDP 68 tidak di block.



C. Tool/Perintah Troubleshooting Jaringan


Berikut ini 5 tool standar yang biasa di pakai untuk troubleshooting yaitu :

1. Ping
Ping digunakan untuk melakukan pengecekan konektivitas jaringan.
Format perintah ping : ping nama_host/ip_address option
Contoh : ping www.indowebster.com >> melakukan ping ke www.indowebster.com dengan IP 119.110.76.19.
Posted Image
2. Traceroute

Traceroute digunakan untuk melakukan pengecekan atau menelusuri jalur jaringan.
Contoh kasus : Kita coba melakukan ping ke www.yahoo.com dan hasilnya ternyata request time out. Untuk melakukan pengecekan sumber putusnya ada di kita atau provider, maka kita lakukan traceroute untuk mengetahui letak putusnya.
Contoh : traceroute www.blazetorm.com / www.yahoo.com

3. Netstat
Netstat digunakan untuk melakukan pengecekan terhadap koneksi yang terjadi dan juga port yang terbuka serta juga bisa digunakan untuk melihat routing table. Jadi dengan netstat, kita bisa tahu komputer yang kita pakai atau server yang kita setting itu koneksinya berada di mana dan apa saja port yang terbuka.
Posted Image 
Contoh : netstat -an >> untuk melihat koneksi berada di manakah.
netstat -tpnl >> untuk melihat port TCP yang terbuka.

4. Telnet
Telnet digunakan untuk mengecek apakah port itu dapat diakses dari client atau tidak. Jadi kalau kita sudah setting mail server maka kita bisa test apakah client bisa mengakses port 25(SMTP) dan 110(POP3) maka kita gunakan telnet.
Contoh : telnet ip_mail_server 25 >> untuk mengecek smtp.
telnet ip_mail_server 110 >> untuk mengecek pop3.


5. Tcpdump
Tcpdump digunakan untuk men-sniffer(menyadap) paket data yang lalu lintas. Dengan mengetahui paket data yang lewat itu dari IP mana dan tujuannya kemana, kita bisa melakukan identifikasi apakah ada sesuatu yang salah misalnya IP yang broadcast atau IP yang coba-coba melakukan aktifitas yang tidak benar.
Contoh : tcpdump -vv >> untuk melakukan sniffing paket.
tcpdump -i eth0 >> untuk melakukan sniffing paket pada interface eth0.
tcpdump host crazynuxer >> untuk mensniffing host crazynuxer